Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

BULLSHIT:Percayalah akan ada orang yang tetap tinggal, meskipun...

Gambar
       Baiklah, kamu boleh percaya pernyataan itu, maka orang yang tetap tinggal denganmu adalah orang yang bodoh. Menerima seseorang apa adanya itu perlu, tapi juga tetap memiliki batasan-batasannya. Bukan berarti saya mengatakan ini karena 'menerima apa adanya' menjadi kontra, kita harus 'menerima apa adanya dengan tapi'.      Jika kita tetap berlindung pada pernyataan ini (judul), maka kita akan mendapat orang yang menerima kekurangan kita, semuanya, tanpa perubahan. Mungkin akan menemukan, dan kita harus bersiap membuatnya menangis. Jangan percaya dengan kebullshitan pernyataan itu, pernyataan itu hanya untuk orang-orang yang ingin membenarkan dirinya. Jika memang ada orang yang meninggalkanmu, pergi, dan tidak mau tinggal karena mengetahui kekuranganmu (mengesampingkan faktor fisik, finansial dan hal-hal kasat mata lainnya) maka wajib untuk kita bermuhasabah. Apa yang membuat dia pergi? Apa yang membuat dia tidak ingin tinggal? Maka akan kita temu...

Mengapa Gaji Guru Kecil?

Gambar
Sumber gambar: republika.co.id       Pertanyaan yang selalu terngiang di benak fresh graduate, termasuk saya. Bahkan beberapa kali berpikir dan menyesal dahulu, mengapa mengambil jurusan pendidikan. Saya suka mengajar, saya suka bertemu dengan anak-anak namun salah satu 'manusia' dalam diri saya selalu mengatakan "kamu yakin mengajar dengan upah tidak sampai satu juta?"     Tidak bisa dipungkiri, saya juga butuh duit. Saya harus makan, uang bensin, juga memberikan sedikit gaji untuk keperluan sehari-hari di rumah bersama keluarga.     Ikhlas, pasti. Tentu saja. Saya mencintai profesi guru. Pernah merasakan rasanya mencintai sesuatu tapi bersamaan dengan itu juga membencinya? Saya merasa seperti itu, tidak tahu kalian.     Saya beberapa kali berpikir, usaha guru mencerdaskan bangsa tidak sepadan dengan apapun, upah yang didapat, pun timbal balik yang diterima. Pernah beberapa kali menemukan artikel tentang guru-guru yang mendekam di balik...