Langkah Kecil untuk Terbiasa (bagian satu)
Ini hanya hari-hari biasa, tapi entah kenapa tiba-tiba introspeksi diri. Iya, introspeksi. Bahasa lainnya wawas diri, hanya gara-gara satu notifikasi dari Google Photos tentang kenangan satu dan/atau dua tahun yang lalu. Tiba-tiba foto-foto ketika saya pernah produktif terlihat satu persatu. Sekali. Dua kali. Akhirnya menghela nafas juga. Kenapa sekarang saya tidak begitu produktif? Hari-hari hanya dihabiskan untuk scroll media sosial. Dulu, jika ada kesempatan (mencari kesempatan), saya langsung membuat apa saja yang bisa dipelajari. Benar kata orang-orang, membuat langkah kecil (sederhana) itu mudah memang, tidak untuk menjaganya tetap istiqomah . Padahal, langkah kecil itu memiliki orientasi terbiasa dan nyatanya 'terbiasa' yang diinginkan malah ditinggal. Ada beberapa kesempatan dimana niat untuk menjadi istiqomah muncul secara tiba-tiba, dan berujung pada keistiqomahan yang impulsif. Namun, segala sesuatu yang mendadak seringnya tidak berakhir dengan baik (kecu...